Peran Mahasiswa
IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam membangun Indonesia
Mahasiswa
adalah golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan tinggi yang
mempunyai identitas diri. Identitas diri mahasiswa terbangun oleh citra diri
sebagai insan religius, insan dimnamis, insan sosial, dan insan mandiri. Dari
identitas mahasiswa tersebut terpantul tanggung jawab keagamaan, intelektual,
sosial kemasyarakatan, dan tanggung jawab individual baik sebagai hamba Tuhan
maupun sebagai warga bangsa dan negara.
Peran
mahasiswa dalam membangun indonesia antara lain :
1.
Social Control
Mahasiswa dapat menjadi kontrol bagi
berjalannya pemerintahan. Baik dalam pembuatan kebijakan maupun peraturan yang
dilakukan oleh pemerintah. Mahasiswa juga bisa sebagai penyalur aspirasi
masyarakat kepada pemerintah. Aspirasi ini bisa dilakukan oleh mahasiswa dengan
salah satunya dengan cara demonstrasi, tetapi demonstrasi yang dilakukan harus
sesuai dengan peraturan dan tidak anarkis, serta tidak merusak infrastuktrur
maupun sarana dan prasarana yang ada.
2.
Changes
sebagai kaum intelektual peranan
mahasiswa sangat dibutuhkan dan penting dalam perubahan bangsa. Mahasiswa dapat
merealisasikan teori yang di pelajarinya di kampus, terhadap masalah yang
terjadi di masyarakat. Mahasiswa juga harus berpikir kritis dalam menyelesaikan
masalah yang ada di masyarakat dan memberikan solusi. Selain itu mahasiswa
sebagai kaum intelektual adalah generasi penerus bangsa untuk meneruskan dan
menggantikan generasi sebelumnya untuk melakukan perubahan bangsa ke arah yang
lebih baik dan maju.
3.
Iron Stock
yaitu mahasiswa sebagai penerus atau aset cadangan bangsa
untuk melakukan perubahan. Selain itu mahasiswa adalah harapan bangsa untuk
meneruskan perjuangan di masa depan. Sebagai golongan muda pasti pada waktunya
akan menggantikan golongan tua, baik pada orginasasi maupun pada pemerintahan.
Oleh karena itu sebagai mahasiswa sudah seharusnya kita mempersiapkan diri
sebagai garda penerus perubahan bangsa di masa depan.
Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat. Sikap idealisme mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri.
Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat. Sikap idealisme mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri.
Dalam
hal ini, secara umum mahasiswa menyandang tiga fungsi strategis, yaitu:
1.
Sebagai penyampai kebenaran (agent of social control)
2.
Sebagai agen perubahan (agent of change)
3.
Sebagai generasi penerus masa depan (iron stock)
Mahasiswa
dituntut untuk berperan lebih, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum
akademis, tetapi diluar itu wajib memikirkan dan mengembangkan tujuan bangsa.
Dalam hal ini keterpaduan nilai-nilai moralitas dan intelektualitas sangat
diperlukan demi berjalannya peran mahasiswa dalam dunia kampusnya untuk dapat
menciptakan sebuah kondisi kehidupan kampus yang harmonis serta juga kehidupan
diluar kampus. Peran dan fungsi mahasiswa dapat ditunjukkan :
1.Secara
santun tanpa mengurangi esensi dan agenda yang diperjuangkan.
2.Semangat
mengawal dan mengawasi jalannya reformasi, harus tetap tertanam dalam jiwa setiap
mahasiswa.
3. Sikap
kritis harus tetap ada dalam diri mahasiswa, sebagai agen pengendali untuk
mencegah berbagai penyelewengan yang terjadi terhadap perubahan yang telah
mereka perjuangkan. Dengan begitu, mahasiswa tetap menebarkan bau harum
keadilan sosial dan solidaritas kerakyatan.
Kesimpulannya bahwa peran mahasiswa bagi
bangsa dan negera ini bukan hanya duduk di depan meja dan mendengarkan dosen
berbicara, akan tetapi mahasiswa juga mempunyai berbagai perannya dalam
melaksanakan perubahan untuk bangsa Indonesia, peran tersebut adalah sebagai
generasi penerus yang melanjutkan dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan pada
suatu kaum, sebagai generasi pengganti yang menggantikan kaum yang sudah rusak
moral dan perilakunya, dan juga sebagai generasi pembaharu yang memperbaiki dan
memperbaharui kerusakan dan penyimpangan negatif yang ada pada suatu kaum.
4. Agent
of change,
Mahasiswa berperan di dalam melakukan
perubahan terhadap kondisi bangsa. Saat ini bangsa kita sedang mengalami
kondisi terpuruk. Dari segi ekonomi kita melihat masih banyak rakyat Indonesia
yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kesenjangan antara si Kaya dan si Miskin
sangat jelas sekali terlihat. Yang kaya sibuk memperkaya diri sendiri sementara
yang miskin harus berjuang keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka.
Dari segi politik, kita melihat banyak pejabat yang melakukan korupsi. Mereka
sibuk untuk memperkaya diri sendiri dan melupakan amanahnya untuk
mensejahterakan rakyat. Bagaimana ingin menyejahterakan rakyat sementara uang
rakyat saja mereka curi. Sungguh ironi memang Indonesia merupakan negara yang
kaya dengan sumber daya alam yang dimilikinya tetapi untuk mensejahterakan
kehidupan rakyat saja, negara ini belum mampu untuk melakukannya. Untuk itu
mahasiswa sebagai agent of change diharapkan dapat membuat perubahan terhadap
bangsa ini.
Itulah keempat peran yang ideal dan
seyogyanya harus dilakukan oleh mahasiswa. Implementasi dari peran tersebut
dapat terwujud apabila mahasiswa memahami dan menjalani nilai-nilai yang
terkandung di dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pendidikan, penelitian,
dan pengabdian masyarakat.Pendidikan diperlukan agar mahasiswa memiliki
intelektual dan wawasan yang luas sehingga membantu di dalam proses berpikir
untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan. Penelitian diperlukan untuk
menghasilkan sebuah karya yang berguna bagi masyarakat dengan landasan research
agar karya tersebut tepat sasaran. Pengabdian masyarakat diperlukan agar ilmu
yang didapat oleh mahasiswa tidak disimpan untuk dirinya sendiri tetapi
berusaha agar masyarakat juga merasakan manfaat dari ilmu yang dimiliki oleh
mahasiswa.Betapa pentingnya peran mahasiswa untuk membangun bangsa ini ke arah
yang lebih baik. Untuk itu kita sebagai mahasiswa diharapkan tidak hanya
sekedar belajar mencari IP setinggi-tingginya namun kita juga harus
berkontribusi nyata di tengah-tengah masyarakat. Karena mahasiswa adalah salah
satu unsur terpenting dalam pembangunan bangsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar